NTP Sulut Naik jadi 128,50, Gubernur YSK Sukses Bawa Petani Makin Sejahtera

0 23

SULUT – Sektor pertanian di Provinsi Sulawesi Utara dibawa Kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling kembali menunjukkan daya tahan dan prospek positif.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara, Nilai Tukar Petani (NTP) pada Februari 2026 tercatat naik menjadi 128,50, yang menandakan kondisi ekonomi petani secara umum masih berada pada level yang menguntungkan.

Nilai Tukar Petani merupakan salah satu indikator penting untuk mengukur tingkat kesejahteraan petani. Angka NTP di atas 100 menunjukkan bahwa pendapatan petani dari hasil pertanian lebih tinggi dibandingkan biaya yang harus dikeluarkan, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun kebutuhan produksi.

Kenaikan NTP Sulut pada Februari 2026 dipengaruhi oleh meningkatnya harga komoditas hasil pertanian yang lebih cepat dibandingkan kenaikan biaya produksi.

Kondisi ini menjadi sinyal positif bahwa sektor pertanian di daerah Nyiur Melambai tetap tangguh dan memiliki daya saing yang baik di tengah berbagai dinamika ekonomi.

Secara umum, capaian ini memberikan optimisme bahwa sektor pertanian masih menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah, sekaligus sumber penghidupan bagi banyak masyarakat di wilayah Sulawesi Utara.

Meski demikian, perhatian tetap diperlukan karena beberapa subsektor pertanian masih mengalami penurunan.

Hal ini menunjukkan bahwa upaya peningkatan kesejahteraan petani perlu dilakukan secara merata dan berkelanjutan, agar manfaat pertumbuhan dapat dirasakan oleh seluruh pelaku sektor pertanian tanpa terkecuali.

Pemerintah terus berkomitmen menghadirkan berbagai kebijakan dan program yang berpihak kepada petani, mulai dari penguatan produktivitas, stabilitas harga komoditas, hingga peningkatan kualitas sarana dan prasarana pertanian.

Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga tren positif NTP sekaligus memperkuat ketahanan sektor pertanian Sulawesi Utara di masa mendatang.

Dengan capaian NTP 128,50 pada Februari 2026, petani Sulawesi Utara diharapkan tetap optimistis dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian. Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan petani menjadi kunci penting dalam menjaga keberlanjutan pertumbuhan sektor pertanian yang inklusif dan berdaya saing.

Leave A Reply

Your email address will not be published.