Gubernur YSK Tutup Rangkaian Kegiatan Festival Literasi Sulut

0 148

SULUT – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, secara resmi menutup rangkaian kegiatan Festival Literasi Sulawesi Utara (Sulut) 2026 yang berlangsung meriah di Museum Provinsi Sulawesi Utara, Manado, Minggu (4/10/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur memberikan apresiasi tinggi terhadap pementasan teater yang mengangkat kisah perjuangan pahlawan nasional asal Sulut, Maria Walanda Maramis. Ia menekankan pentingnya membaca dan memahami sejarah untuk menginspirasi generasi muda.

“Kalau kita tidak rajin membaca dan menulis, kita tidak akan pernah memahami cerita masa lalu. Dari teater tadi kita diingatkan kembali bagaimana Maria Walanda Maramis telah berjuang dan beremansipasi mendirikan sekolah pada masa lalu,” ujar Gubernur Yulius.

Gubernur Yulius Selvanus secara khusus juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ketua Umum Ikatan Putera Puteri Literasi Sulawesi Utara, Standius Bara Prima, M.I.Kom., selaku penggagas dan penanggung jawab terlaksananya kegiatan tersebut.

Gubernur menilai inisiatif serta dedikasi anak-anak muda dalam menggerakkan ekosistem literasi di Sulawesi Utara sangat luar biasa dan patut diapresiasi.

Sebagai langkah konkret mendorong minat baca dan literasi di Sulut, Gubernur menginstruksikan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah untuk merancang serta menganggarkan pembenahan perpustakaan agar tampil modern, nyaman, dan menarik bagi generasi muda.

Ia memimpikan perpustakaan daerah yang tidak sekadar menjadi tempat tumpukan buku, melainkan ruang interaksi publik yang inklusif dan gratis, layaknya konsep museum dan area berkumpul anak muda.

“Ajak anak-anak muda yang sering berkumpul di alun-alun atau tempat umum untuk masuk ke perpustakaan. Buat suasana di sana nyaman, kekeluargaan, dan gratis. Kita padupadankan antara museum, perpustakaan, serta melibatkan Dinas Pendidikan untuk membangun ekosistem literasi yang kuat hingga ke desa-desa,” tegasnya.

Gubernur juga menyampaikan rasa bangganya kepada seluruh panitia, peserta, serta para finalis Putra-Putri Literasi Sulut 2026. Ia berpesan agar semangat berkarya dan menganalisis tidak berhenti sejajar dengan berakhirnya festival.

“Jika kalian cinta literasi dan cinta Indonesia, teruslah menulis, berkarya, dan buatlah sejarah,” tutup Gubernur.

Leave A Reply

Your email address will not be published.