Kompertais : IAIK Kotamobagu Sudah di Blacklist Sejak 2022

0 13

Kotamobagu – Kompertais Wilayah VIII mengatakan bahwa Institut Agama Islam Kotamobagu (IAIK) telah di blacklist sejak tahun 2022.

Hal itu disampaikan Sekertaris Kopertais Wilayah VIII Dr. H. Nur Taufik Sanusi, M.Ag, Minggu, 24 Mei 2026 di Kotamobagu.

Sanusi menegaskan bahwa, Kopertais tidak lagi bertanggung jawab dan telah merekomendasikan agar IAI Kotamobagu untuk ditutup.

“Namun, masih ada orang di Jakarta yang mencoba untuk melayani,” kata Sanusi.

Menurutnya, alasan IAI Kotamobagu diblacklist, karena melakukan pelanggaran.

“IAI Kotamobagu kami blacklist karena melakukan pelanggaran atau tindakan-tindakan yang melanggar aturan. Salah satu yang krusial waktu itu melakukan KKN pada semester IV. Dan itu tidak dibenarkan, dan juga masih ada beberapa lagi,” terangnya.

Sanusi juga menyampaikan bahwa, hasil assessment dari Kementerian Agama, hanya satu yang layak jalan.

“Makanya untuk IAI Kotamobagu kami Kopertais mengumumkan bahwa di blacklist sejak tahun 2022 dan direkomendasikan ke Jakarta untuk ditutup,” katanya.

Sanusi juga menyampaikan bahwa, empat hari yang lalu diinformasikan ada sidang terkait pemalsuan ijazah di Jakarta. Dan, itu dilaporkan oleh masyarakat.

“Tapi saya belum dikabari hasil sidangnya. Jika sudah ada hasilnya, tadi juga saya sudah diberikan kontaknya pak Assisten II Pemkot Kotamobagu. Nanti katanya jika sudah ada hasilnya tolong diinformasikan ke mereka (Pemkot),” jelasnya.

Ditanya soal ijazah alumni, Sanusi menegaskan bahwa kopertais tidak bertanggung jawab atas hal itu.

“Kami tidak bertanggung jawab atas ijazah mereka (IAI Kotamobagu), sebab berdasarkan hasil outusan rapat koordinasi Kopertais Wilayah VIII bahwa semua blanko ijazah di wilayah VIII itu dikeluarkan oleh Kopertais, karena disitu ada logo-logo atau kode rahasia. Hal itu dilakukan untuk menghindari pemalsuan ijazah atau suatu saat ketika di uji keasliannya dapat diketahui” tegasnya.

“Nah, untuk IAI Kotamobagu ijazah mereka buat sendiri. Jadi, kami tidak bertanggung jawab,” sambungnya

Leave A Reply

Your email address will not be published.