{"id":1845,"date":"2026-07-01T04:27:01","date_gmt":"2026-07-01T04:27:01","guid":{"rendered":"https:\/\/pustakanews.com\/?p=1845"},"modified":"2026-07-01T04:27:01","modified_gmt":"2026-07-01T04:27:01","slug":"tahlis-gallang-buka-koordinasi-transformasi-digital-tegaskan-digitalisasi-untuk-percepat-pelayanan-publik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/2026\/07\/01\/tahlis-gallang-buka-koordinasi-transformasi-digital-tegaskan-digitalisasi-untuk-percepat-pelayanan-publik\/","title":{"rendered":"Tahlis Gallang Buka Koordinasi Transformasi Digital, Tegaskan Digitalisasi untuk Percepat Pelayanan Publik"},"content":{"rendered":"<p class=\"p1\"><span style=\"text-transform: initial;\">SULUT \u2013 Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara, Tahlis Gallang, secara resmi membuka kegiatan Koordinasi Penerapan Transformasi Digital Pemerintah yang digelar di Manado, Rabu (25\/6\/2026).<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Dalam kesempatan itu, Tahlis menegaskan bahwa transformasi digital harus menjadi instrumen untuk meningkatkan efektivitas birokrasi sekaligus mempercepat pelayanan kepada masyarakat.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Sulawesi Utara, Jaynudin Hilimi, serta Asisten Deputi Koordinasi Penerapan Transformasi Digital Pemerintah Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Muhammad Averus.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Mengawali sambutannya, Tahlis menyapa Muhammad Averus dengan nada jenaka. Menurutnya, nama \u201cAverus\u201d terdengar unik dan mengingatkannya pada seorang filsuf.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">\u201cSaya pikir cuma Caesar yang unik, ternyata Pak Averus juga. Artinya diharapkan jadi filsuf, dan dari pernyataan beliau memang cocok sebagai filsuf,\u201d ujarnya yang langsung disambut tawa peserta.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Tahlis juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Sulawesi Utara sebagai tuan rumah kegiatan nasional tersebut.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">\u201cSelama ini kegiatan seperti ini selalu dilaksanakan di Makassar. Tahun ini digelar di Sulawesi Utara, ujung utara Indonesia. Kami bersyukur mendapat kesempatan menjadi tuan rumah,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Ia menilai penyelenggaraan kegiatan di daerah juga mendukung kebijakan efisiensi anggaran pemerintah. Menurutnya, anggaran perjalanan dinas yang dapat dihemat bisa dialihkan untuk sektor-sektor yang lebih menyentuh kebutuhan masyarakat, seperti pendidikan dan kesehatan.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Dalam suasana santai, Tahlis turut memperkenalkan konsep \u201c3B Sulut\u201d kepada para peserta dari luar daerah sebagai daya tarik daerah.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">B pertama adalah Taman Nasional Bunaken yang disebutnya sebagai destinasi wisata bawah laut kelas dunia. B kedua adalah Tinutuan atau Bubur Manado yang menurutnya memiliki cita rasa khas karena menggunakan hasil bumi Sulawesi Utara.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Sementara B ketiga yang paling menarik perhatian peserta adalah \u201cBibir Manado\u201d.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">\u201cBukan negatif. Bibir Manado itu lembut, sopan, ramah, enak didengar. Kalau sudah kenal orang Manado, biasanya tidak mau pulang,\u201d katanya yang kembali mengundang gelak tawa.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Memasuki materi utama, Tahlis mengajak peserta, khususnya generasi yang mengalami masa sebelum komputer dan internet, untuk mengingat bagaimana teknologi telah mengubah pola kerja pemerintahan.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Menurutnya, esensi transformasi digital bukan sekadar penggunaan aplikasi, melainkan memangkas proses yang tidak efektif sehingga aparatur dapat lebih fokus melayani masyarakat.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">\u201cRoh teknologi adalah memangkas waktu yang tidak efektif agar dapat digunakan untuk pelayanan publik. Esensi transformasi digital adalah efisiensi dan efektivitas,\u201d tegasnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Ia menambahkan, pengalaman selama pandemi COVID-19 menjadi bukti bahwa banyak pekerjaan pemerintahan dapat dilakukan secara digital tanpa harus bergantung pada pertemuan tatap muka maupun pembangunan infrastruktur perkantoran yang berlebihan.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">\u201cKalau pekerjaan bisa dilakukan secara digital, anggaran pembangunan gedung dapat dialihkan untuk kepentingan masyarakat. Koordinasi juga tidak selalu harus dilakukan secara langsung jika teknologi mampu menjembataninya,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Menutup sambutannya, Tahlis mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di tingkat provinsi maupun kabupaten\/kota untuk memperkuat komitmen dalam mempercepat transformasi digital pemerintahan.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">\u201cKita digaji negara untuk melayani masyarakat, bukan menghabiskan waktu pada urusan administrasi. Dengan digitalisasi, waktu kita akan lebih banyak digunakan untuk pelayanan publik. Sulawesi Utara siap menjadi bagian dari Indonesia digital,\u201d pungkasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SULUT \u2013 Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara, Tahlis Gallang, secara resmi membuka kegiatan Koordinasi Penerapan Transformasi Digital Pemerintah yang digelar di Manado, Rabu (25\/6\/2026). Dalam kesempatan itu, Tahlis menegaskan bahwa transformasi digital harus menjadi instrumen untuk meningkatkan efektivitas birokrasi sekaligus mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Sulawesi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1847,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[19],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1845"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1845"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1845\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1848,"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1845\/revisions\/1848"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1847"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1845"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1845"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1845"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}