{"id":1776,"date":"2026-05-25T09:32:47","date_gmt":"2026-05-25T09:32:47","guid":{"rendered":"https:\/\/pustakanews.com\/?p=1776"},"modified":"2026-05-25T09:35:53","modified_gmt":"2026-05-25T09:35:53","slug":"1776","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/2026\/05\/25\/1776\/","title":{"rendered":"Kompertais : IAIK Kotamobagu Sudah di Blacklist Sejak 2022"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"text-transform: initial;\">Kotamobagu &#8211; Kompertais Wilayah VIII mengatakan bahwa Institut Agama Islam Kotamobagu (IAIK) telah di blacklist sejak tahun 2022.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Hal itu disampaikan Sekertaris Kopertais Wilayah VIII Dr. H. Nur Taufik Sanusi, M.Ag, Minggu, 24 Mei 2026 di Kotamobagu.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Sanusi menegaskan bahwa, Kopertais tidak lagi bertanggung jawab dan telah merekomendasikan agar IAI Kotamobagu untuk ditutup. <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">\u201cNamun, masih ada orang di Jakarta yang mencoba untuk melayani,\u201d kata Sanusi.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Menurutnya, alasan IAI Kotamobagu diblacklist, karena melakukan pelanggaran.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">&#8220;IAI Kotamobagu kami blacklist karena melakukan pelanggaran atau tindakan-tindakan yang melanggar aturan. Salah satu yang krusial waktu itu melakukan KKN pada semester IV. Dan itu tidak dibenarkan, dan juga masih ada beberapa lagi,\u201d terangnya. <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Sanusi juga menyampaikan bahwa, hasil assessment dari Kementerian Agama, hanya satu yang layak jalan.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">&#8220;Makanya untuk IAI Kotamobagu kami Kopertais mengumumkan bahwa di blacklist sejak tahun 2022 dan direkomendasikan ke Jakarta untuk ditutup,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Sanusi juga menyampaikan bahwa, empat hari yang lalu diinformasikan ada sidang terkait pemalsuan ijazah di Jakarta. Dan, itu dilaporkan oleh masyarakat. <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">\u201cTapi saya belum dikabari hasil sidangnya. Jika sudah ada hasilnya, tadi juga saya sudah diberikan kontaknya pak Assisten II Pemkot Kotamobagu. Nanti katanya jika sudah ada hasilnya tolong diinformasikan ke mereka (Pemkot),\u201d jelasnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Ditanya soal ijazah alumni, Sanusi menegaskan bahwa kopertais tidak bertanggung jawab atas hal itu.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">&#8220;Kami tidak bertanggung jawab atas ijazah mereka (IAI Kotamobagu), sebab berdasarkan hasil outusan rapat koordinasi Kopertais Wilayah VIII bahwa semua blanko ijazah di wilayah VIII itu dikeluarkan oleh Kopertais, karena disitu ada logo-logo atau kode rahasia. Hal itu dilakukan untuk menghindari pemalsuan ijazah atau suatu saat ketika di uji keasliannya dapat diketahui&#8221; tegasnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">\u201cNah, untuk IAI Kotamobagu ijazah mereka buat sendiri. Jadi, kami tidak bertanggung jawab,\u201d sambungnya<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kotamobagu &#8211; Kompertais Wilayah VIII mengatakan bahwa Institut Agama Islam Kotamobagu (IAIK) telah di blacklist sejak tahun 2022. Hal itu disampaikan Sekertaris Kopertais Wilayah VIII Dr. H. Nur Taufik Sanusi, M.Ag, Minggu, 24 Mei 2026 di Kotamobagu. Sanusi menegaskan bahwa, Kopertais tidak lagi bertanggung jawab dan telah merekomendasikan agar IAI Kotamobagu untuk ditutup. \u201cNamun, masih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1779,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[7],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1776"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1776"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1776\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1780,"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1776\/revisions\/1780"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1779"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1776"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1776"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1776"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}