{"id":1731,"date":"2026-05-11T02:24:00","date_gmt":"2026-05-11T02:24:00","guid":{"rendered":"https:\/\/pustakanews.com\/?p=1731"},"modified":"2026-05-11T02:24:00","modified_gmt":"2026-05-11T02:24:00","slug":"ekonomi-sulawesi-utara-triwulan-i-2026-tetap-positif-tumbuh-impresif-554-persen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/2026\/05\/11\/ekonomi-sulawesi-utara-triwulan-i-2026-tetap-positif-tumbuh-impresif-554-persen\/","title":{"rendered":"Ekonomi Sulawesi Utara Triwulan I-2026 Tetap Positif Tumbuh Impresif 5,54 Persen"},"content":{"rendered":"<p class=\"p1\"><span style=\"text-transform: initial;\">SULUT &#8211; Perekonomian Sulawesi Utara pada Triwulan I-2026 menunjukkan performa yang solid dengan mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,54 persen secara tahunan (year-on-year\/y-on-y).<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Capaian ini menunjukkan resiliensi ekonomi daerah di tengah dinamika ekonomi global dan nasional.\u00a0 Data ini berdasarkan berita resmi statistik bulan Mei dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulut tentang pertumbuhan ekonomi sulut Triwulan I -2026.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku, ekonomi Sulawesi Utara mencapai Rp 51,67 triliun, sementara atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 28,05 triliun.\u00a0 <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Pendorong Utama Pertumbuhan<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Pertumbuhan ekonomi yang positif ini didorong oleh geliat di hampir seluruh lapangan usaha. Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 20,85 persen. Hal ini dipicu oleh:\u00a0 <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">\u2022 Peningkatan aktivitas pariwisata baik wisatawan mancanegara maupun nusantara.\u00a0 <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">\u2022 Perluasan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memberikan dampak langsung pada penyedia jasa makanan di berbagai wilayah.\u00a0 <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">\u2022 Momentum hari besar keagamaan seperti Imlek, Nyepi, Ramadan, dan Idul Fitri.\u00a0 <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Dari sisi pengeluaran, komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah menjadi motor utama dengan pertumbuhan sebesar 7,89 persen. Hal ini dipengaruhi oleh realisasi belanja APBD dan APBN untuk program prioritas serta pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi ASN.\u00a0 <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Perbandingan dengan Pertumbuhan Nasional<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara sebesar 5,54 persen (y-on-y) ini tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi nasional pada periode yang sama yang berada di angka 5,05 persen (y-on-y). <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Ini menunjukkan bahwa akselerasi ekonomi Sulawesi Utara berada di atas rata-rata nasional, mempertegas posisi Sulut sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Indonesia.\u00a0 <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Dinamika Triwulanan (Q-to-Q)<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Meskipun tumbuh positif secara tahunan, ekonomi Sulawesi Utara mengalami kontraksi sebesar 8,02 persen jika dibandingkan dengan Triwulan IV-2025 (quarter-to-quarter\/q-to-q). <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Hal ini merupakan pola musiman yang lumrah terjadi di awal tahun, di mana aktivitas konstruksi dan pertambangan biasanya mengalami penyesuaian operasional serta penurunan realisasi belanja modal pemerintah dibandingkan akhir tahun anggaran.\u00a0 <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Secara keseluruhan, ekonomi Sulawesi Utara mengalami peningkatan yang stabil secara tahunan. <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen untuk terus menjaga momentum pertumbuhan ini melalui penguatan sektor pariwisata, dukungan pada program ketahanan pangan, dan percepatan realisasi belanja daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Adapun Perekonomian Sulawesi Utara berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan I-2026 ;<\/span><\/p>\n<ul class=\"ul1\">\n<li class=\"li1\"><span class=\"s1\">Perekonomian Sulawesi Utara berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan I-2026 mencapai Rp 51,67 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp28,05 triliun.<\/span><\/li>\n<li class=\"li1\"><span class=\"s1\">Ekonomi Sulawesi Utara pada triwulan I-2026 mengalami pertumbuhan sebesar 5,54 persen (y-on-y). Dari sisi produksi, lapangan usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 20,85 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 7,89 persen.<\/span><\/li>\n<li class=\"li1\"><span class=\"s1\">Ekonomi Sulawesi Utara triwulan I-2026 terkontraksi sebesar 8,02 persen (q-to-q). Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial sebesar 2,83 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) sebesar 4,73 persen. (**)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SULUT &#8211; Perekonomian Sulawesi Utara pada Triwulan I-2026 menunjukkan performa yang solid dengan mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,54 persen secara tahunan (year-on-year\/y-on-y). Capaian ini menunjukkan resiliensi ekonomi daerah di tengah dinamika ekonomi global dan nasional.\u00a0 Data ini berdasarkan berita resmi statistik bulan Mei dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulut tentang pertumbuhan ekonomi sulut Triwulan I [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1732,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[19],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1731"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1731"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1731\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1733,"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1731\/revisions\/1733"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1732"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1731"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1731"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pustakanews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1731"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}