Ketua Panitia Drag Race di Upai Jelaskan TIDAR Sulut Hanya Sponsor, Mudacaraka Penyelenggara Utama

0 223

KOTAMOBAGU – Ketua Panitia Pelaksana event Drag Race & Drag Bike 2026 di sirkuit nonpermanen Jalan AP Mokoginta, Kelurahan Upai, Luky Sugeha memberikan klarifikasi mendasar mengenai struktur kepanitiaan dan keterlibatan entitas pendukung.

Luky meluruskan informasi soal peran Tidar Sulawesi Utara dalam event otomotif yang menelan 8 korban jiwa dan mencederai belasan orang tersebut.

Luky mengungkapkan bahwa Tidar Sulut bukanlah panitia penyelenggara teknis, melainkan murni pihak sponsor.

“Mudacaraka Penyelenggara Utama, Tidar Sulut Murni Sponsor,” ungkap Luky.

Luky menjelaskan bahwa kegiatan balap ini diinisiasi dan dilaksanakan oleh Dewan Penasehat Mudacaraka, sedangkan Tidar bertindak sebagai mitra pendukung acara.

“Untuk Tidar itu adalah bagian dari sponsorship. Jadi Tidar ini mensponsori kegiatan yang dilaksanakan oleh Dewan Penasehat Mudacaraka,” tegasnya.

Luky menambahkan bahwa meski berstatus sebagai sponsor, Tidar Sulut memberikan kepedulian dan tanggung jawab moral yang besar terhadap penanganan para korban pascakecekaan.

“Atas nama kami panitia, [penanganan] sudah berhubungan dengan pihak korban—baik yang di Manado, yang dirawat di sini, maupun korban meninggal dunia—tak lepas dari support dari Tidar Sulawesi Utara,” terangnya.

Mengenai penanganan korban, panitia pelaksana memastikan telah mendatangi seluruh rumah duka korban meninggal dunia untuk menyerahkan santunan awal, serta menyokong kebutuhan acara takziah bersama jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu.

Selain itu, bagi 4 korban luka berat yang dirujuk ke RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, panitia menyiagakan tim pendamping khusus dan dokter guna mengawal proses perawatan serta membantu seluruh biaya operasional keluarga pasien selama di rumah sakit.

Korban yang dirawat di rumah sakit setempat pun tak lepas dari pendampingan penuh.

Ketua TIDAR Sulawesi Utara (Sulut), Standius Bara Prima, menyampaikan belasungkawa sekaligus permohonan maaf menyusul tragedi kecelakaan dalam ajang drag race tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan Standius melalui unggahan di akun media sosial pribadinya.

Ia menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban serta keluarga yang ditinggalkan akibat musibah tersebut.

“Saya ingin menyampaikan belasungkawa dan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya untuk para korban kecelakaan Drag Race yang diselenggarakan di Kota Kotamobagu,” tulis Standius dalam unggahannya.

Selain menyampaikan duka, Standius turut mendoakan para korban yang meninggal dunia agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah tersebut.

Standius menegaskan bahwa keluarga besar TIDAR Sulawesi Utara turut prihatin atas kejadian tersebut dan berharap tragedi serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.

Sebagai bentuk kepedulian, TIDAR Sulawesi Utara bersama Pengurus Cabang TIDAR Kotamobagu disebut telah mengambil langkah pendampingan terhadap korban maupun keluarga korban.

“Kami bersama Pengurus Cabang TIDAR Kotamobagu telah mengambil langkah untuk melakukan pendampingan terhadap korban dan keluarga korban,” ungkapnya.

Menurut Standius, TIDAR Sulawesi Utara juga akan mengawal proses penanganan tragedi tersebut bersama pihak-pihak terkait, termasuk penyelenggara kegiatan.

Langkah tersebut, kata dia, merupakan bagian dari komitmen TIDAR Sulawesi Utara untuk memastikan para korban dan keluarga mendapatkan pendampingan dalam menghadapi proses pasca kejadian.

Leave A Reply

Your email address will not be published.